Kamis, 16 Juli 2015

Bocorkan Rahasia Militer, 4 Warga Cina Terancam Hukuman Mati

Bocorkan Rahasia Militer, 4 Warga Cina Terancam Hukuman Mati  


Bocorkan Rahasia Militer, 4 Warga Cina Terancam Hukuman Mati  

TEMPO.COBeijing - Cina telah menangkap empat warga sipil yang bekerja di dinas pertahanan setelah tertangkap tangan menjual rahasia militer ke badan-badan intelijen asing, media pemerintah melaporkan dikutip dari laman Trust.org, Rabu, 15 Juli 2015.

Radio Internasional Cina mengatakan dalam sebuah laporan online, mengutip badan keamanan negara di provinsi barat daya Sichuan, bahwa para pekerja dinas pertahanan tersebut diduga membocorkan rahasia tentang pengujian, produksi, dan penggunaan senjata baru berteknologi tinggi.

"Mereka juga mencari tahu teknisi pertahanan untuk diperkenalkan kepada mata-mata di luar negeri," kata laporan tersebut.

Laporan tersebut juga mengatakan bahwa keempat tersangka tidak saling mengenal satu sama lain meskipun mereka bekerja di perusahaan yang sama. Laporan itu juga tidak merinci agen mata-mata asing mana yang telah menerima informasi dari keempat pelaku tersebut. Mengutip laporan media lokal dikatakan jika agen-agen intelijen Cina sedang mendekati mereka secara online melalui media sosial.

Pada November, seorang pria ditangkap di kota pesisir Qingdao karena mengambil foto dari basis kapal induk dan menjualnya kepada orang asing.

Undang-Undang Cina tentang rahasia negara diketahui sangat luas jangkauannya. Meliputi segala sesuatu mulai dari data industri sampai dengan tanggal lahir dari pemimpin negara.
Pada kasus yang berat di negara, pencurian rahasia negara dapat dihukum dengan penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar